Showing posts with label kidseater. Show all posts
Showing posts with label kidseater. Show all posts

Tuesday, November 11, 2014

a little happiness

Hujan turun membabi buta di separuh perjalanan Pertunmaa-Lahti. Bis yang disewa klub lumayan penuh, bertambah riuh dengan anak-anak sekolah dasar yang langsung ribut mendapati hujan salju. Hujan salju pertama pada musim yang seharusnya.

Dari balik kaca jendela yang dingin dan berembun, seluruh dunia tampak tertimbun. Ini tidak seperti hujan salju-hujan salju sebelumnya saat musim gugur yang bagaimanapun adanya tentu tetap mempesona, tapi tanpa passion. Bisakah kubilang tanpa passion? yang indah melayang jatuh ke jalan tapi selanjutnya hilang.

Kamis malam itu, sport klub Pertunmaa yang terdiri dari siswa-siswi (dan segelintir orang tua) SD di Pertunmaa dan Kuortti mengadakan kunjungan ke Lahti dalam rangka trip bulanan mereka. Aku yang sejatinya punya jadwal Suomea Kurssilla nun jauh di Mikkeli akhirnya bolos dan malah ikut trip ke Lahti ini.
Pukul 5 sore, bis yang kami tumpangi berangkat dari Pertunmaan Centrum. Singgah sebentar di ABC Kuortti, untuk mengangkut anggota klub yang tinggal di Kuortti. 15 menit kemudian, Heikki dengan jaket hijau anti air sehari-harinya yang biasa ia pakai baik saat autumn maupun winter langsung maju ke depan bis dan berbicara melalui mic.

"Tervetuloa! xdjfsjfdslakldk....sdfksd idufkcmsl skdfjskjfls. Msjdfksfhncsjhdksdj ..ksdjfklsdjfkd....
kolme euroa sdfjskfjsljfd..Maria,"

Dengan kemampuan bahasa Suomi jongkok, kalimat yang bisa kutangkap hanyalah Tervetuloa yang artinya kira-kira selamat datang atau halo dan sesuatu tentang Maria dan 3 euro. Berlandaskan ilmu terawangan Mbah Marijan aku menyimpulkan bahwa iuran untuk trip ini ialah senilai 3 euro dan bisa dibayar ke Maria. Nggak lama kemudian, Maria bangkit dari tempat duduknya dan mulai ngiter dari ujung ke ujung. Heikki telaten mengikut di belakangnya, dengan buku dan pulpen. Aku menatap mereka dengan perasaan lucu yang bercampur iri. Ah, pasangan ini...

Kira-kira setengah jam kemudian, bis kami masuk ke halaman sebuah bangunan yang kelihatan seperti kauppakeskus atau yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai mallTidak butuh waktu lama sampai bis mencapai parkiran dan seluruh penumpang membeludak keluar. Manusia-manusia haus hiburan.

Tadinya, sewaktu Heikki bilang soal sport club yang akan trip ke Lahti dan menyinggung soal taman bermain di dalamnya, aku membayangkan tempat yang setidaknya sebesar Dufan atau Trans Studio. But....yeah...


At, first! my reaction was like, "Seriously? Ini bahkan nggak seberapa panjangnya," but then, when Heikki told me that I can also play inside it. It's just amaaaaaziiiiinggg *said it like nabiilabee*.


Begitu melepas mantel dan sepatu, beberapa anak sepakat bermain hippa alias play tag. Anak laki-laki ganteng kelas 6 dari SD Kuortti kalah envo (hompimpa) dan terpaksa menjadi it. Serentak, kami semua berlarian memasuki arena bermain sebelum hitungan sepuluh selesai. Di sini lah, akhirnya aku sadar betapa besarnya tempat bermain ini. I couldn't say more, it's just amazing like I'd said before.

THIS MEANS WAR!
Tempat bermain ini memang kelihatan sempit dan sederhana. Pintu masuknya bahkan begitu tersembunyi but it is really bigger that you can expected. I had a really good time playing with the kids, there. Kejar-kejaran dalam labirinnya yang memusingkan, tidur-tiduran di jembatan warna-warni, perang bola!

Taman bermain ini juga dilengkapi dengan aneka seluncuran beragam jenis, arena mandi bola (ini bahasa inggrisnya apasih? enggak nemu!), flying fox mini, arena trampolin, serta beberapa game machines dekat eating space yang juga menyediakan aneka snack kayak es krim dan lain lain.


Salah satu perosotan dari sekian jenis perosotan lainnya.
I had a really good time here by racing "cepet-cepetan-merosot-sampe-bawah" bareng Vivi dan Vera (ensimmainen luokka) biarpun ehmm.. selalu kalah.
Pada kenyataannya manusia memang enggak butuh hal besar kan untuk bahagia.

Tuesday, October 07, 2014

Silly Faces.


kalo rame kayak gini, kamar saya rasanya jadi hangat.
Or should I say, I eat children to make my mood better?
:)

Nähdään!

Tuesday, March 20, 2012

kalau mau tahu cara menikmati hidup, belajarlah dari anak kecil

Tepat seperti dialog dalam film knocked up.
Bahkan gelembung sabun pun bisa membuat anak kecil bahagia.

Semester ini aku memutuskan kembali ke TPA. Setelah setahun cuti dan menahan beban mental dari alasan tidak punya waktu yang selalu kulontarkan setiap kali tidak sengaja bertemu dengan salah satu santriwati Az-Zahra di jalan. Jawaban sesungguhnya ialah, tidak menyempatkan. Sebab kita tidak akan pernah bisa punya waktu luang kalau tidak pernah meluangkannya kan?

Jadi, yang kudapati setelah 1 tahun memisahkan diri ialah berbagai hal yang berubah. Kak Isnan tahu-tahu sudah hilang dan rupa-rupanya sistem kelas sudah dihapuskan. Az-Zahra sekarang punya direktur baru, ketua yang baru, dan wajah2 baru. Tidak ada lagi kelas Fathimah, Aisyah, Khadijah, Umar, Usman dan Ali. Juga tidak ada lagi kurikulum materi perhari. Tidak ada lagi mengaji dan aqidah-akhlak di hari Kamis,  gerakan shalat di hari Sabtu, dan games hari Selasa.

Dan aku kehilangan banyak anak-anak Fathimah. Yang tersisa cuma Lathifa si badung itu, masih suka berlarian dan memanjat. Menemukan kesenangannya dengan mengejar bola, melompati pagar tembok mushola, dan membuatku cemas dengan duduk-duduk di tempat tinggi.
Oh.. aku kangen betul sama anak tidak tahu takut tapi senang menggelayut itu. Mendengar rengekannya minta dipeluk, merapihkan kerudungnya yang berantakan  akibat lari-larian.Lantas menyadari bahwa dia pun bahkan banyak berubah. Bukan lagi ratu ngambek yang cengeng macam 1 tahun lalu. Sekarang Lathifa sudah jadi anak yang patuh, setidak-tidaknya tidak lagi sebadung dulu.

Daaannn.. hari minggu kemarin akhirnya aku jadi juga diculik Hanip sampai ke KulonProgo sana. Mengajar Saman (yang sebenarnya adalah tari rampo :P)!
Dan kalau kalian mau tahu, ke Kulon Progo dari tempatku tinggal kurang lebih 60km jauhnya. Jadi, seminggu sekali aku menempuh jarak 120km pulang pergi demi mengajari pecahan botol pecahan botol di sebuah desa kecil lagi terpencil tempat mbah-nya hanip tinggal (yang bahkan di sana itu sering susah sinyal) . What a fun!

Tapi memang yang seperti itu menyenangkan, dan diam-diam aku menganggapnya sebagai pelarian.

Desa kecil terpencil tempat mbah-nya hanip tinggal (yang bahkan di sana itu sering susah sinyal) itu sebenarnya merupakan desa yang dulunya tempat KKN mbak Andri, hari terakhir mereka di sana, sub-unit KKN mbak Andri mengadakan semacam acara pelepasan dengan pementasan tari saman (yang sebenarnya itu tarian likok pulo) ke 6 oraing anak laki-laki di desa itu. Selesai KKN desa itu dipakai lagi sebagai desa PKM oleh Mbak Andri, Hanip dan Sabila. Dan karena sebenarnya yang bisa tarian aceh di antara mereka bertiga cuma Hanip, akhirnya diajaklah aku untuk menghandle pelatihan anak-anak perempuan (Mbak Andri dan Sabila juga kuajari kadang2 :D).

Maka begitulah, satu tempat lagi dimana aku bisa menceburkan diri untuk belajar menikmati hidup.

Lalu hari ini, aku merengek minta ikut pada Alifa yang mau ngeles-in Ivan. Murid privatnya yang masih kelas 3sd ini luarbiasa menggemaskan. Aku menonton Alifa membuat soal-soal berpola superlative untuk diterjemahkan Ivan ke dalam bahasa inggris, membantunya menghafal kata-kata sulit sambil mati-matian menahan diri untuk tidak lancang mencubit pipinya karena tingkah polahnya yang superbikingemas.
Sukses membuat Adit membanting telepon marah karena aku lebih memilih menggoda Ivan padahal dia sedang berteriak-teriak mencari perhatianku dari jarak 1751 kilometer jauhnya.
Yasudahlah, aditku itu memang pencemburu tingkat parah.

Pukul 09.00 tepat aku dan Alifa pulang menembus suhu udara yang sudah jatuh. Kehujanan dan tanpa jaket. Aku kedinginan, mengantuk dan pegal-pegal, tapi tetap merasa beruntung meski menolak ajakan Ardi nonton Jazz malam ini.

Oh, dan besok Ivan ujian.
Selamat Malam. Semoga sukses ujian, Ivan :D


Sunday, January 09, 2011

kelak


big grinbig grinbig grin
amiin

*) candid by disha @islamic centre dua minggu yang lalu
UA-111698304-1